Rakor Pemeliharaan Saluran Lingkungan Wilayah Manguharjo, Pemkot Tambah Anggaran Kebersihan Jadi Rp 10 Juta Per RT




MADIUN – Keberadaan saluran penting adanya. Karenanya, saluran wajib baik. Di Kota Madiun, saluran mendapatkan perhatian tersendiri dari Wali Kota Madiun, Dr. Maidi. Rapat koordinasi pun digelar. Seperti yang berlangsung di aula Kecamatan Manguharjo, Kamis (21/3) sore. Rakor tersebut sekaligus sosialisasi persiapan kegiatan pemeliharaan saluran lingkungan RT/RW.

‘’Dimana-mana ada banjir saat musim penghujan. Alhamdulillah, di Kota Madiun tidak terjadi banjir. Tetapi kita tidak boleh sombong. Tidak boleh lengah. Kebersihan lingkungan tetap harus kita utamakan,’’ kata wali kota.

Anggaran untuk kebersihan lingkungan pun terus ditingkatkan. Pemerintah Kota Madiun menggelontorkan anggaran Rp 10 juta per RT. Anggaran tersebut naik 50 persen dari sebelumnya. Anggaran kebersihan lingkungan tahun lalu hanya Rp 5 juta per RT. Wali kota menyebut kebersihan lingkungan tersebut bisa segera direalisasikan.

‘’Anggaran segera dicairkan dan segera dikerjakan. Saluran ini harus selalu kita jaga,’’ ungkapnya.

Total panjang saluran di wilayah Kecamatan Manguharjo sendiri mencapai sekitar sepuluh kilometer. Pekerjaan ditarget dapat dimulai April nanti. Wali kota berharap semakin cepat dikerjakan semakin baik. Apalagi, saat ini masih musim penghujan. Hujan dengan intensitas tinggi masih sering terjadi. Karenanya, wali kota juga meminta masyarakat untuk tetap waspada.

‘’Kebersihan lingkungan termasuk sungai harus menjadi budaya. Tanpa ada perintah pun harus tetap dibersihkan secara berkala dan juga jangan membuang sampah sembarangan,’’ jelasnya. (ney/agi/diskominfo)