Jadi Wakil Tanah Air, 22 Perwakilan dari Kota Madiun Bakal Turut Pameran Pendidikan di Korea Selatan




MADIUN – Kota Madiun maju mendunia tampaknya bukan sekedar slogan belaka. Perlahan tapi pasti, Kota Pendekar mulai sering mendapat perhatian di dunia internasional. Terbaru, Kota Madiun turut diundang dalam kegiatan pameran pendidikan di Korea Selatan. Sebanyak, 22 perwakilan dari Kota Madiun mulai dari pelajar, kepala sekolah, pengawas, dan pejabat di Dinas Pendidikan Kota Madiun bakal berangkat ke negeri Ginseng sebagai wakil tanah air mengikuti kegiatan tersebut.

‘’Alhamdulillah, kita mendapatkan undangan dari Pemerintah Korea Selatan untuk mengikuti pameran pendidikan di sana yang berlangsung 27 Mei sampai dengan 3 Juni nanti,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Dr. Lismawati.

Sebanyak 22 perwakilan tersebut berpamitan dengan Pj Wali Kota Madiun, Eddy Supriyanto bersamaan dengan pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2024 tingkat kota di halaman Dinas Pendidikan, Selasa (21/5). Lismawati menambahkan dalam pameran pendidikan tersebut bakal diikuti sebanyak 22 negara. Tak heran, itu menjadi kesempatan luar biasa untuk menunjukkan potensi Indonesia khususnya Kota Madiun kepada negara lain.

‘’Jadi nanti anak-anak selama mengikuti pameran juga akan menampilkan budaya sampai produk lokal Kota Madiun. Artinya, ini menjadi kesempatan untuk mengenalkan Kota Madiun di mata dunia,’’ jelasnya.

Produk yang akan dikenalkan mulai batik, sambal pecel, hingga seni dan budaya. Perwakilan pelajar tersebut sudah mulai mempersiapkan diri dari sekarang. Seperti yang dilakukan Viona Halden Amandasari. Pelajar SMPN 1 Kota Madiun itu kebagian mengenalkan sambal pecel. Bukan hanya produknya, dia juga harus menjelaskan bahan dan proses pembuatannya. Karena diikuti dari berbagai negara, Viona wajib menjelaskan dengan Bahasa Inggris.

‘’Senang dan bangga pastinya. Bisa ikut memperkenalkan produk Kota Madiun dalam hal ini sambal pecel,’’ ungkapnya.

Viona mengaku sudah mulai belajar membuat sambal pecel sejak beberapa hari belakangan. Selain itu, juga ada pembuatan video. Dia mengaku tak sabar menunggu hari itu tiba. Mengikuti pameran di luar negeri tentu menjadi satu pengalaman yang luar biasa. Apalagi, itu didapat secara gratis.

‘’Ada yang ditunjuk ada juga yang ditawari. Terutama yang lancar Berbahasa Inggris,’’ pungkasnya. (ney/agi/madiuntoday)